BIOPESTISIDA  > LABORATORIUM MYCOLOGI 
 
 
 

LABORATORIUM MYCOLOGI 

Laboratorium mycologi  multimedia conidia cendawan 


Secara umum explorasi inokulan Trichoderma di ambil dari akar bambu ,akar tanaman jagung dll.

Setelah mendapatkan hasil explorasi jamur maka dilajutkan permurnian sortasi memisahkan  beberapa jamur di lakukan laboratorium dengan media tumbuh PDA .
Setelah  tumbuh jamur di media PDA  dilanjut  :
- Uji mikroskop multimedia melihat conidia miselium sesuai dengan
   literatur Trichoderma secara umum.
- Uji laboratorium fungsional Pupuk Hayati pelarut P
- Uji laboratorium fungsional Biopestisda
- Uji laboratorium fungsional decomposer

Setelah memenuhi uji mutu diatas maka dapat di sebut TRICHODERMA

PERMASALAHAN SECARA UMUM : 

Explorasi / pengambilan ( mancing ) jamur Trichoderma tidak lakukan sortasi atau pun uji mutu dengan alasan tidak ada lab dan keterbasan alat uji maka tidak bisa di katakan TRICHODERMA karena proses uji fungsional yang di maksud tidak lakukan.

Pengambilan jamur di alam harus ada tujuan dan pasti ada proses.
Bahkan ada yang sengaja koleksi jamur warna warni tanpa tujuan dan semua untuk apa ?
Satu jamur Trichoderma saja tidak mampu mencapai mutu tujuan sehingga  tanaman bermasalah layu ,busuk batang ,busuk akar karena memang tidak ada seleksi positif jamur menguntungkan atau merugikan.

TIDAK SEMUA  JAMUR HIJAU TRICHODERMA
ADA JAMUR HIJAU PENICILIUM MERUGIKAN


SOLUSI TERBAIK BAGI PETANI  GUNAKAN  BIANG ISOLATE TRICHODERMA F0 LABORATORIUM KLINIK TANAMAN .



 
 
 
biopestisida.com